RITUAL
TOLAK BALA
Tolak bala merupakan tindakan
dengan berbagai macam ekspresi untuk menolak atau memohon agar bala atau
musibah tidak menghampiri seorang individu ataupun kelompok. Sedikit penjelasan
mengenai tolak bala dari saya ini merupakan pengalaman yang saya lalui di daerah
tempat tinggal saya, bukan berdasarkan literatur atu refrensi dari para ahli
ya.. heheee...
awal mula saya tahu ritual semacam ini yaitu sekitar tahun 2005, dimana pernah terjadi musibah seperti angin topan di kampung saya, semanjak kejadian itu warga kampung saya banyak yang trauma. Alkisah, setelah kejadian tersebut ada beberapa orang di desa saya mimpi di datangi kakek-kakek yang menyatakan bahwa akan ada bala yang lebih besar lagi yang akan datang di kampung kalian, kalian semua bisa mencegahnya apabila kalian melakukan ritual tolak bala.
awal mula saya tahu ritual semacam ini yaitu sekitar tahun 2005, dimana pernah terjadi musibah seperti angin topan di kampung saya, semanjak kejadian itu warga kampung saya banyak yang trauma. Alkisah, setelah kejadian tersebut ada beberapa orang di desa saya mimpi di datangi kakek-kakek yang menyatakan bahwa akan ada bala yang lebih besar lagi yang akan datang di kampung kalian, kalian semua bisa mencegahnya apabila kalian melakukan ritual tolak bala.
Semenjak itulah ritual tolak bala
di lakukan di kampung saya lagi dan baru-baru ini di kampung tetangga ada yang
mimpi di datangi seseorang yang menyatakan bahwa kalau warga desa tidak
melakukan ritual tolak bala maka akan
ada bala atau musibah yang akan mengahampiri desa ini, dengar-dengar sich
musibahnya berupa gempa, maka tindak lanjut dari mimpi tersebut di tanggapi
oleh sesepuh dan pemuka adat desa, yang melakukan rapat dan dihasilkan
keputusan untuk melakukan ritual tolak bala dalam waktu dekat ini.
Hmmmm... jangan salah paham dulu
y,, ritual tolak bala di desa saya ini tidak memakai sesajen, dan yang berbau
mistis, yang dilakukan pada saat ritual yaitu berjalan bersama-sama
mengelilingi kampung sambil mengagungkan nama Allah ataw berzikir dengan suara
yang keras d sepanjang jalanan desa, kemudian singgah d sudut perbatasan desa
untuk mengumandangkan azan, azan di kumandangkan di beberapa titik desa yang
telah di tentukan, ow iya acaranya dilakukan pada malam hari, warga desa saya
sering menyebut acara ini dengan ratik bosa, ratik togak..
Acara yang berawal dari mimpi
seorang khalifah di desa kami ini di ikuti oleh mayoritas warga desa, ceritanya
sang khalifah S bermimpi sebanyak 3 x dengan mimpi yang serupa bahwa di desa
kami akan di datangi bencana atau bala pada bulan ini, setelah ritual selesai
dan semua warga desa berkumpul di rumah kades untuk makan malam, paginya saya
mendengar berita bahwa anak sang khalifah S meninggal dunia karena sakit perut,
padahal malam nya sang anak masih ikut melakukan ritual tolak bala dan makan
bersama warga sekitar,, hmmm apakah ini pertanda mimpi yang di tujukan kepada
sang khalifah ?? wallah hu alam.... yang jelas kejadian ini baru saja terjadi
di daerah saya....
Bagai mana menurut pembaca
sekalian tentang ritual ini ? kalau menurut pribadi saya, saya kurang setuju
dengan ritual semacam ini, bala tu datang nya dari Allah, dan kalau ingin
mencegahnya cukup dengan semua warga desa bertaqwa kepadanya menjauhi perbuatan
maksiat, dan menurut saya daerah tempat tinggal saya ini banyak tempat maksiat
secara terang2an yang di dirikan, alangkah lebih baiknya qta memberantas tempat
maksiat tersebut agar terjauh dari musibahNya